»

Laman

Tampilkan postingan dengan label Belajar Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 September 2014

Empat Jenis Paragraf Deskripsi

·         Paragraf Deskripsi Suasana

Jam sudah berdentang dua belas kali, Alex masih duduk sendiri di ruang keluarga. Angin yang bertiup perlahan membuat gorden jendela bergoyang-goyang. Udara yang dingin dan senyap membuat Alex tak bisa memejamkan matanya. Suara gesekan daun membuat bulu kuduknya semakin merinding. Ketakutan yang menjalar di tubuhnya ia usir dengan menyalakan lagu keras-keras dari handphone usangnya.

·         Paragraf Deskripsi Pemandangan
Taman Wisata Gunung Klotok berada di dataran tinggi sebelah barat Kota Kediri. Keasrian alamnya masih terjaga dengan banyaknya pepohonan dan terasering di sebelah kanan dan kiri jalan utama. Di sebelah Gunung Klotok ada Bukit Maskumambang yang topografinya berbentuk seperti wajah wanita apabila dilihat dari ketinggian. Udaranya yang masih segar dan jalanan yang teduh membuat banyak wisatawan memanfaatkan jalanan di sekitar Gunung Klotok untuk lari pagi maupun bersepeda. Selain itu, di dataran tinggi tersebut kita bisa melihat Goa Selomangleng yang masih natural.

Minggu, 11 Mei 2014

Nulis Biografi, Yuk!

Dalam pengantar biografi Kurt Cobain, Heavier Than Heaven, Charles R. Cross menuliskan perjuangannya mengumpulkan ribuan dokumen, ratusan keping cakram, dan 400 wawancara vokalis grup band Nirvana itu. Hasilnya, sungguh ciamik. Ia menampilkan Cobain ke tengah pembaca seperti sutradara film tiga dimensi. Begitu hidup. Termasuk saat menggambarkan detik-detik menjelang sang legenda mengulum ujung sejata dan menghujamkan pelor ke otaknya.

Sayang, tak banyak penulis biografi kita yang memiliki kemewahan seperti itu, "Kebanyakan penulisan biografi didasarkan atas penggalian satu sumber, yaitu tokoh yang akan dibiografikan," kata Maman Gantra yang terlibat dalam penulisan 11 biografi. "Akibatnya yang keluar bukannya biografi, tapi lebih seperti otobiografi."

Itu dapat dimengerti karena buku-buku biografi yang belakangan membanjiri rak toko buku adalah pesanan sang tokoh sendiri. Akibatnya, sudut pandang sang tokoh menjadi faktor terpenting. Kalau pun ada sumber lain, itu harus seizin, atau paling tidak mendukung keinginan sang tokoh. "Biasanya cuma untuk konfirmasi sejumlah data, tapi pun tidak bisa sepenuhnya dilakukankarena keterbatasan dokumentasi sejarah disini," kata Maman.

Masih lumayan jika sang tokoh memang memiliki kisah hidup yang cukup menarik, seperti Andi Matalatta yang biografinya, Meniti Siri dan Harga Diri, ditulis oleh Maman. IA cukup mengirim pertanyaan dan sang jenderal akan mengetikkan sendiri kisah hidupnya secara lengkap dan terperinci. "Saya tinggal mengeditnya, karena kisah hidupnya memang luar biasa," kata Maman.

Tapi bandingkan dengan pengalamaan seorang penulis biografi lain yang minta namanya tak disebut, Ia mengaku sering pusing tujuh keliling karena tokohnya tidak memiliki catatan prestasi yang cukup baik, terutama di masa mudanya. "Akhirnya saya harus mengakali dengan dengan mengait-ngaitkannya dengan

Rabu, 27 November 2013

Mengenal Paragraf Campuran




Selain paragraf induktif dan deduktif, berdasarkan letak gagasan utamanya, terdapat pula paragraf campuran.
Paragraf campuran adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak pada kalimat pertama dan kalimat terakhir. Dalam paragraf ini terdapat dua kalimat utama. Kalimat terakhir paragraf ini merupakan penegasan dari pernyataan yang dikemukakan dalam kalimat pertama.
Contoh:
Saya berkeyakinan kalau Indonesia memfokuskan diri pada sektor agrobisnis, tidak ada negara lain yang mampu menandinginya. Memang, krisis ekonomi yang sedang berlangsung telah mengoreksi nilai tukar mata uang kita. Dalam hal ini, pemerintah tidak perlu memaksa nilai rupiah menguat, tetapi biarkan mekanisme pasar menemukan keseimbangannya. Hal yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan diri terhadap nilai tukar mata uang yang ada dengan mendorong industri-industri yang mampu bertahan pada nilai tukar yang ada, yakni sektor agrobisnis. Bagi sektor agrobisnis, semakin melemah rupiah akan semakin baik. Apabila sektor ini sudah berjalan dengan baik, tidak mustahil negara kita akan menjadi salah satu negara yang ekonominya tertangguh di dunia.

Jumat, 08 November 2013

Macam-Macam Majas dan Contohnya

Majas atau Gaya Bahasa adalah bahasa kias yang dipergunakan untuk menimbulkan kesan imajinatif atau menciptakan efek-efek tertentu bagi pembaca atau pendengarnya. Jenis-jenis majas yang sangat banyak ini sering kali digunakan oleh penyair dalam membuat puisinya. Untuk mengetahui makna dalam puisi, kita memang harus menguasai macam-macam majas. Sebelum membahas lebih dalam, kita perlu ketahui Majas pada dasarnya terdiri atas:
1). Majas Perbandingan;
2). Majas Pertentangan;
3). Majas Sindiran;
4). Majas Penegasan.

A. Majas Perbandingan
Majas Perbandingan ialah kata-kata berkias yang menyatakan perbandingan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca”. Ditinjau dari cara pengambilan perbandingannya, Majas Perbandingan dibagi menjadi:

1) Asosiasi atau Perumpamaan
Majas asosiasi atau perumpamaan adalah perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berbeda, tetapi sengaja dianggap sama. Majas ini ditandai oleh penggunaan kata bagai, bagaikan, seumpama, seperti, dan laksana.
Contoh :
a) Semangatnya keras bagaikan baja.
b) Mukanya pucat bagai mayat.
c) Wajahnya kuning bersinar bagai bulan purnama

2) Metafora
Metafora adalah majas yang mengungkapkan ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis.
Me·ta·fo·ra /métafora/ : Pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara