»

Laman

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Desember 2013

Obat Kantuk di Kelas


Saya adalah seorang mahasiswa. Saya mempunyai kebiasaan mengantuk di kelas. Saya sudah mencoba dengan memilih di bangku paling depan. Dengan duduk di depan, saya yakin tidak akan mengantuk karena jarak dengan dosen lebih dekat sehingga lebih waspada dan sering dipantau. Beberapa hari saya menerapkan jurus itu, tapi setelah berjalan beberapa waktu, rasa kantuk mulai menyerang lagi.

Ketika rasa kantuk mulai menyerang, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Jurus di atas masih belum ampuh untuk mengusir rasa kantuk. Karena itu, saya harus berpikir lagi untuk mencari jurus paling jitu. Kemudian, saya teringat minyak kayu putih. Biasanya saya menggunakannya saat pusing menyerang. Tapi kali ini saya mengoleskan minyak putih di sekitar mata, kemudian memijat dengan pelan.  Itu terbukti dapat menghilangkan rasa kantuk dan saya bisa konsentrasi untuk mengikuti pelajaran. Selamat mencoba !

Sumber: FITRIA, mahasiswa UIN Malang (fitriava@ymail.com) pada rubrik OPINI Jawa Pos edisi Kamis 12 Desember 2013.

Jumat, 29 November 2013

Tips Mengatasi Rasa Takut Gagal

  1. Hadapi rasa takut pada kegagalan dengan tegar. Buanglah rasa takut ketika hendak melaksanakan rencana-rencana Anda. Kemudian wujudkan dengan tindakan disertai keyakinan penuh.
  2. Kerjakan rencana Anda dengan serius. Lakukan rencana yang tengah kalian hadapi dengan kesungguhan hati. Dengan demikian akhirnya Anda akan menyenangi pekerjaan itu. Sedikit demi sedikit rasa takut pada kegagalan akan berkurang.
  3. Tentukan standar keberhasilan sesuai dengan kemampuan yang ada. Kemudian kembangkan sampai melebihi standar yang telah ditentukan tadi. Jika perlu tingkatkan kedudukan anda dari ayah, misalkan sang ayah menjadi supervisor di perusahaa, maka anda harus jadi manajer.
  4. Jika Anda telah gagal, akuilah dengan jujur dan anggaplah kegagalan tersebut sebagai pengalamna belajar. Kemudian carilah kelemahan Anda yang telah menyebabkan kegagalan. Setelah itu bangkit dengan lebih hati-hati hati-hati dan percaya diri.

Jumat, 15 November 2013

Tips agar Hidup Selalu Semangat

 Hidup hanya sebentar. Pantaskah kita membuang waktu kita hanya untuk menangisi hal-hal sepele dan sementara. Tentu tidak! Kita tidak dilahirkan hanya untuk meratapi nasib dan pasrah akan keadaan. Kita adalah manusia, yang bisa menentukan kunci hidup kita masing-masing, bukan robot yang selalu pasif, bukan pula sampah yang tak patut dipandang. Sudah sewajarnya, kita menjalani hidup dengan semangat. Semangat bekerja, semangat belajar, dan semangat beraktivitas. Oke, buat kamu yang masih merasa belum punya cukup semangat untuk itu, tenang aja! Ini tips agar hidupmu selalu semangat. Check this out! 

1. Bergaulah dengan orang-orang yang semangat!

 Hindari lingkungan yang ngomongnya galau melulu, karena aura kesedihan dan kemalasan itu seperti penyakit menular. Coba ingat, ketika kita lihat ada orang menguap di sekitar kita, bukankah kita seringkali ikut-ikutan mengantuk?

Selasa, 13 Agustus 2013

Kiat-Kiat Menjadi Pendengar yang Baik

1. Jangan berbicara. DENGARKAN!


    Jika Anda sedang mendengarkan lawan bicara Anda berbicara. Dengarkan hingga selesai. Jangan sesekali memotong pembicaraanya. Hal ini akan menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan pembicaraan tersebut dan Anda akan lebih dinilai mempunyai rasa menghargai terhadap lawan bicara Anda.

2. Jangan langsung menyimpulkan!


    Mulutmu harimaumu. Hendaknya sebelum berbicara kita harus memikirkan dahulu apa yang akan kita bicarakan dan dampak apa yang akan kita timbulkan dari pembicaraan kita. Usahakan hindari sikap ceplas-ceplos. Telusuri kebenaran dari pembicaraan lawan bicara Anda, JANGAN LANGSUNG MENYIMPULKAN!

3. Bertanyalah!


    Setelah lawan Anda selesai berbicara. Bertanyalah! Ini akan membuat lawan bicara Anda merasa bahwa Anda tertarik dengan pembicaraan tersebut dan ingin mengetahui lebih lanjut.

4. Konsentrasi!

  
    Jangan biarkan konsentrasi Anda terganggu karena kejadian di sekelililng Anda atau karena penampilan, logat, atau penggunaan kata dari lawan bicara Anda.

Rabu, 31 Juli 2013

Apa Kabar “GALAU”?


“Cukup sampai disini saja ya, tolong lupain aku, lebih baik kita temenan aja dari pada kamu terus sakit karena aku”.
Haloo? Emangnya dengan elo ninggalin gue, gue bakal galau tujuh hari tujuh malam gitu? Elo pikir gue bakal nangisin elo yang gak ganteng-ganteng amat itu ya ? bakal gak bisa move on sampai mati gitu? SORY AJA! :D Gue gak mau temenan sama “GALON”! *Eh salah, maksudnya GGGGGGAAAAAAALLLLLAAAAAAUUUUUU :D
Yah, cuplikan kisah di atas adalah segelintir problem yang biasa dialami anak-anak jaman sekarang. Virus galau lah, obat move on lah, dokter cinta lah, bla bla bla.. oke, mungkin kisah ini dialami oleh mayoritas orang di dunia. Tapi, tenang saja, kalian nggak sendiri kok! Sebagai manusia normal gue juga pernah kok ngrasain nelen pil “kegalauan” gue. Wajar dong,  gue juga pernah jadi manusia biasa, tapi gue nggak mau terus-terusan jadi manusia biasa. Gue harus jadi CEWEK CERIA! YOU MUST HAVE BEEN CHEERFULL, guys! Hidup ini terlalu singkat untuk menangisi penderitaan kita di dunia. Oke, kembali ke Anda, Anda masih menderita kegalauan akut? Masih belum bisa mbinasain “si dia”? pengen move on tapi gagal melulu?! Don’t worry, be happy ! gue sebagai mantan orang yang penah galau mau ngebagiin tips-tips buat ngilangin GALAU dan mempercepat move on! Yah, nasihat-nasihat ini gratis kok, ikuti atau abaikan ! J
  • 1.       Nangis boleh, tapi Jangan lebih dari satu jam!
“Aku bukanlah superman, aku juga bisa nangis, jika kekasih hatiku, pergi meninggalkan akuuu” Masih ingat lagu ini? Yah, lagu ini realitas kita banget loh. Temen-temen kalau mau nangis dan udah gak bisa nahan, NANGIS AJA! JANGAN DITAHAN! Karena nangis kalau ditahan terus menerus bakal membengkak di hati dan menyebabkan galau yang berkepanjangan. Eits, tapi bukan berati nangis itu halal yaaa, saran gue kalian hanya diberi waktu nangis satu jam untuk melegakan hati kalian yang udah remuk, hancur, terbakar, gosong dan hampir jadi abu! Selebihnya kalian harus bisa ceria kembali. Jangan buang-buang  airmata kamu yang terlalu suci itu hanya untuk orang yang udah tega ngebuang kamu!! Ihh najis lah yau :D

  • 2.       Cari temen curhat yang jujur, amanah, dan fathonah!
Kalau yang ini hukumnya farduain guys! Udah gak perlu gue bilangin, kalian pasti udah cari temen curhat sendiri. Yah, inilah manusia, makluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain.

Senin, 22 Juli 2013

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Hai bro, lama nggak ng-post nih. Ini postingan pertama gue setelah vakum berpuluh-puluh tahun *eciilee. lebay. nah, berhubung gue udah kelas tiga dan sebentar lagi mau beranjak ke bangku perkuliahan, jadi mahasiswi, jauh dari keluarga dan ortu. maka, gue sebagai siswa yang baik harus pandai-pandai memilih jurusan yang sesuai minat, peluang, dan bakat gue, Nah, untuk kalian yang merasa galau atau gundah gulana. Gue punya tips dan trik agar kalian gak salah pilih dalam menentukan jurusan

1. Kenali Dirimu Sendiri
    Kalian sudah dewasa bro, sudah saatnya kalian tahu passion kalian. Sebenernya memilih jurusan kuliah itu gampang-gampang susah bro. Kalian hanya harus tahu minat, kemampuan dan peluang kalian. Misalnya, kalian suka bekerja kelompok atau individu? Nah, kalau kalian suka bekerja secara tim, kalian bisa memilih jurusan ilmu sosial dan politik, hukum, hubungan internasional, jurnalistik, dan jurusan lain yang berhubungan dengan kemasyarakatan. Nah, lain lagi kalau kalian suka bekerja secara individu. Kalian bisa memilih jurusan Ilmu komputer, desain grafis dan lain-lain. Cukup mudah, bukan ?

2. Pandailah Mencari Peluang
Terkadang ada orang yang ahli dalam jurusan tersebut, tapi masih juga gagal menembus tesnya. Oh, why? Hal ini bisa jadi karena banyaknya calon mahasiswa yang berminat di jurusan tersebut istilahnya, jurusan tersebut sudah terlalu mainstreamdan banyak pula universitas yang membuka fakultas tersebut. Kalau lulusan dari jurusan tersebut banyak, maka bisa jadi peluang pengangguran di tahun mendatang pun juga seabrek. Kalau ingin cari aman, pilihlah jurusan yang memiliki sedikit peminat tapi mempunyai prospek kerja yang besar. Hal ini dapat membantu kalian agar bisa masuk ke universitas favorit dan mempunyai peluang pengangguran yang kecil.

3. Usahakan sesuaikan dengan cita-cita masa depan
Pernah dengar pepatah, gantung cita-citamu setinggi langit? menurut saya itu pepatah sah-sah saja. Sejak kecil, kita sering menjumpai pertanyaan "Amalia, kalau udah gede mau jadi apphah??" "Jadi doktel, jadi gulu, (baca: dokter, guru)" Nah, jangan sampai kamu berhenti menggantung cita-citamu hanya karena salah memilih jurusan. Mulai dari sekarang berusahalah mencintai dan menyayangi citacitamu. Rawatlah cita-citamu hingga ia tumbuh besar dan dewasa kelak *ceileeeh bijak bangetz.