»

Laman

Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juni 2012

R A Y


Ray adalah seorang pemuda SMU yang gemar mengikuti adu balap motor. Selain gemar balap motor, Ray  juga hobi mengkuti pengajian bersama sahabatnya, Tia. Ray mengikuti balap motor bukan karena taruhan,  tapi karena ingin menunjukkan keahliannya di depan musuhnya. Apabila ia menang, uang taruhan itu diberikan kepada Sam, Hans, dan Al. Mereka semua  adalah sahabat Ray.
Kebiaasan Ray balap motor, ternyata tidak disukai Tia karena tidak ada manfaatnya. Ray pun berjanji  tidak melakukan kegiatan itu lagi. Di lain pihak, musuh bebuyutan Ray yang bernama Franky  mengajaknya untuk bertarung. Karena Ray sudah berjanji pada Tia, maka dia pun menolak permintaan itu. Penolakan Ray tersebut berujung pada hinaan Franky. Karena tidak terima temanya dihina, Sam pun bersedia menggantikan Ray untuk beradu dengan Franky, meskipun kemampuan Sam tidak sehebat Ray.

Kutu, kan?

Judul Buku                  : Kutu, kan?
Penulis                         : Bacem Won
Penerbit                       : PT Gramedia Pustaka
                                      Utama
Tahun Terbit                : 2007
Jumlah Halaman          : 200 halaman
No. ISBN                     : 978-979-22-3353-7

Kutu, kan?
Kisah ini berawal dari seorang fotografer bernama  Ekki. Karirnya sebagai fotografer               dimulai sejak ia kelas dua SMA. Sejak kelas dua SMA, dia  sudah terbiasa hidup mandiri dengan menjadi anak inde-kos. Orang tuanya sudah meninggal sejak ia duduk di Sekolah Dasar. Sejak itu  dia tinggal bersama pamannya sampai ia memutuskan untuk menjadi anak kos. Setamat SMA, Ekki tidak berniat melanjutkan sekolahnya karena tidak ingin merepotkan pamannya yang membiayai sekolahnya. Ia ingin merintis kariernya sebagai fotografer handal.
Ekki mempunyai sahabat yang sekaligus managernya, yaitu Lani. Lani lah yang mencari dan mengatur semua jadwal pemotretan. Menjadi manager adalah pekerjaan sambilan bagi Lani, karena ia sebenarnya adalah seorang mahasiswa. Selain itu, Lani adalah anak orang kaya. Ayah Lani lah yang membantu Ekki mendirikan studio kecil sebagai tempat tinggal dan tempat bekerjanya. Hingga semakin lama, karier Ekki pun semakin sukses
Kariernya yang cemerlang tampaknya tidak sejalan dengan kisah asmaranya. Ekki mempunyai banyak pengalaman pahit dalam hal asmara. Dia sempat pedekate dengan beberapa cewek. Namun, akhirnya pedekate tersebut tidak pernah bermuara pada hubungan yang serius. Sebut saja Diandra, Citra, Davina, dan Putri. Mereka adalah cewek yang pernah pedekate dan akhirnya meninggalkan Ekki tanpa sebab yang jelas. Ekki mengenal cewek – cewek tersebut melalui sebuah ketidaksengajaan. Misalnya, saat ia sedang tugas memotret di sebuah perkawinan atau di sebuah SMA. Awalnya, hubungan mereka sangat dekat, namun semakin lama cewek – cewek itu semakin menjauh dari Ekki. Setelah diselidiki, ternyata mereka  sudah mempunyai pacar yang lebih tampan dan lebih kaya daripada Ekki.

Perawan Penyamun


Dahulu kala, ditengah hutan  lebat hiduplah sekelompok penyamun, yang dikepalai oleh Medasing. Medasing mempunyai  lima anak buah, yaitu Amat, Sohan, Tusin, Sanip, dan Samad. Mereka semua besar dan kuat. Penyamun – penyamun itu bekerja merampok, membunuh, hingga terkadang membakar rumah orang yang disamun.
Suatu ketika, mereka  berencana menyamun saudagar  bernama Haji Sahak. Beliau baru saja menjual tiga puluh kerbau milik warga desa. Malam harinya, sekelompok penyamun beraksi dengan memasuki rumah Haji Sahak. Ketika Haji Sahak terbangun, Medasing menembuskan mata tombak di dadanya. Setelah dipastikan tewas, mereka mengambil seluruh hartanya, lalu membakar rumahnya. Saat itu, di dalam rumah masih ada Nyi Haji Andun yang tengah pingsan dan Sayu yang tengah ketakutan. Mereka adalah istri dan anak Haji Sahak.  Karena kecantikan Sayu,Medasing terpesona dan membawanya ke hutan.

Rahasia Keajaiban Shodaqoh

Judul Buku                  : Rahasia Keajaiban Shodaqoh
Penulis                         : Ust. Fatihuddin Abul Yasin
Penerbit                       : Terbit Terang
Tahun Terbit                : 2008
Kota Terbit                  : Surabaya
Jumlah Halaman          : 221 halaman


Rahasia Keajaiban Shodaqoh
Shodaqoh adalah segala sesuatu yang diberikan kepada pihak lain tanpa menyalahi aturan syara’. Shodaqoh meliputi sedekah, zakat, infaq, dan hibah. Selain dengan materi, shodaqoh juga dapat dilakukan melalui non materi, diantaranya seperti berzikir, tersenyum, nasihat, belajar, dan sebagainya. Shodaqoh merupakan bukti keimanan dan kedermawanan seseorang. Dalam sebuah hadits, Allah berjanji bahwa Ia akan melipatgandakan balasan terhadap apa yang dishodaqohkan. Balasan yang diberikan bukan berdasarkan nilai materinya, melainkan berdasarkan nilai dalam hatinya, kesempitan, dan kesungguhannya.
Sebenarnya, melakukan shodaqoh tidaklah sulit. Siapa saja dapat melakukan shodaqoh, termasuk orang miskin sekalipun. Banyak jalan untuk melakukan shodaqoh. Berikut adalah beberapa jalan shodaqoh :
1)     Berbuat kebaikan kepada orang lain.
2)     Bersikap ramah, tidak sinis, dan selalu berhusnudh dhon kepada orang lain.
3)     Setiap tanaman atau buah yang diambil manfaat oleh orang lain atau hewan, baik secara mencuri atau meminta dan disikapi dengan ikhlas dan sabar.
4)     Membebaskan atau mengundurkan jatuh tempo hutang.
5)     Melindungi dan menyayangi binatang.
6)     Bekerja untuk dirinya sendiri dan sebagian hasilnya disedekahkan.
7)     Memberi nafkah keluarga.
8)     Merukunkan orang yang bersengketa dan berbuat adil.
9)     Melaksanakan shalat, puasa, haji, dan dzikir.