»

Laman

Senin, 18 Juni 2012

Aku Tidak Malu Jadi Orang Indonesia


H Rosihan Anwar

Aku tidak malu jadi orang Indonesia ...
Biar orang bilang apa saja, biar, biar ...
Indonesia negara paling korup di dunia
Indonesia negara gagal
Indonesia negara lemah
Indonesia melanggar HAM
Elite Indonesia serakah harta dan kekuasaan

Presiden-presiden Indonesia dilecehkan humoris
Dengarlah, Bung Karno dimanfaatkan komunis
Pak Harto dimanfaatkan putra-putrinya
Habibie dimanfaatkan konco-konconya
Gus Dur dimanfaatkan tukang pijitnya
Megawati dimanfaatkan suaminya

Catatlah, Bung Karno menciptakan keamanan dan persatuan bangsa
Pak Harto menciptakan kemakmuran bangsa dan keluarganya
Habibie menciptakan demonstrasi
Gus Dur menciptakan partai kebangkitan bangsa
Megawati menciptakan kenaikan-kenaikan harga

Minggu, 17 Juni 2012

Pak Naryo, Bring Back Me Again !!!!

Pak Naryo. Nama itu begitu familiar di memoriku. Nama yang membawa sejuta kenangan. Kenanganku bersama teman-teman seperjuanganku dan orang yang kusayang. Nama itu, hanya bisa kukagumi tanpa bisa kuketahui siapa dibalik sosoknya.

Sebenarnya, aku tak begitu bermasalah dengan nama itu. Bahkan, jikalau aku tak menceritakannya sekalipun tak bakal jadi persoalan. Tapi aku mengaguminya. Ya, mengaguminya karena suatu sebab. Satu sebab yang sederhana. Hanya karena kecintaanku pada bakso.

Ya, bakso. Makanan daging sapi itu sudah lama ku gandrungi. Namun, dari sekian banyak penjaja kuliner itu, entah kenapa lidahku tertambat dengan citarasa milik Pak Naryo.

Tentang Akhir Zaman, Dajjal, Imam Mahdi


Melihat fenomena yang terjadi di tengah masyarakat sekarang ini, tampaknya tanda-tanda kiamat atau akhir zaman sudah terjadi semua ya? Belum semua. Sudah kira-kira 95 persen, jadi masih ada 5 persen yang belum terjadi.

Kapan akhir zaman itu tiba? Semenjak diutusnya Muhammad bin Abdullah menjadi Nabi, Allah Subhaanahu wa ta'ala sudah menvonis bahwa ummat beliau adalah ummat akhir zaman.

Jadi pengertian akhir zaman itu sudah sejak diutusnya Nabi Muhammad Sallallahu 'Alaihi wa Sallam (Saw) yang merupakan Nabi terakhir. Kenyataan bahwa kita adalah ummat akhir zaman menunjukkan bahwa kita saat ini hidup di akhir zaman.

Menurut hadits shahih, masa akhir zaman ini terbagi menjadi lima. Pertama, masa kenabian, saat Rasulullah masih hidup. Kedua, masa Khulafaur Rasyidin, mulai Abubakar, Umar, Usman, dan Ali. Ketiga, masa raja-raja menggigit (maalikan 'adhan), yaitu masa setelah wafatnya Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu 'Anhu sampai runtuhnya Daulah Khilafah Utsmaniyah (1924). Keempat, masa maalikan jabariyan (penguasa diktator). Kelima, masa kembalinya sistem khilafah.

Sabtu, 16 Juni 2012

Titipan Rindu Seorang Santri

Fajar menyingsing sinarnya di balik kaki Merapi. Suryanya menebarkan kehangatan dan aroma pagi di penjuru Yogyakarta. Kehangatan sinarnya meletupkan semangat pagi bagi penduduk desa Kabupaten Sleman kala itu. Penduduk desa ini memang terkenal dengan ketekunannya bekerja. Ya, meskipun dua tahun lalu desa yang menjadi sumber kehidupan ini porak poranda diterjang Merapi. Namun, mereka mampu bangkit dan bersama-sama merintis kembali desa yang menjadi tanah air leluhur mereka.

Tak pernah terbayangkan dalam benakku. Aku dapat menghirup kembali suasana Yogyakarta. Meski keadaan tak lagi seperti dulu, aku sangat bersyukur Allah masih memberi kesempatan untuk berada di tengah keluarga kecilku. Keluarga yang menjadi hidup matiku. Keluarga lah yang menjadi nakhkodaku dalam mengarungi kehidupan yang maha luas. Merekalah  yang menuntunku untuk meninggalkan Yogyakarta, namun mereka pula yang melangkahkan kakiku untuk kembali ke Yogyakarta.

 

Tujuh tahun lalu, 23 Oktober 2005.

“La, minggu depan pergilah ke pondok pesantren kakekmu di Kediri. Timbalah ilmu agama disana. “
Perkataan Abah membuatku terperanjat. Pembicaraan ringan kala itu berubah bagai petir di siang bolong. Seakan menghanguskan impianku yang sudah lama aku bangun. Setengah tak percaya, Abah yang selama ini mendukung cita-citaku menjadi dokter malah mengirimkanku ke Pondok Pesantren. Apa maksud Abah ??

Jika Alam Bicara


Karena manusia, aku jadi begini
Berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun,
Menghirup polutan yang menyesakkan,
Itu makananku sehari-hari
Mandi dengan hujan asam,
Bak maut yang datang di musim hujan

Katanya aku paru-paru dunia,
Katanya aku sumber kehidupan,
Katanya kalau tidak ada aku, maka dunia panas
Oh, Dunia penuh rayuan gombal manusia !!

Nyatanya, aku ditebang
Nyatanya, aku digunduli setiap hari
Nyatanya,
 aku lah si pemeran utama illegal logging

Kini aku marah,
Tapi siapa peduli
Sungguh,
Aku mati pun tak ada yang peduli



Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia


ASAL-USUL RAS BANGSA INDONESIA

Bangsa Indonesia termasuk ras Mongoloid terutama Malayan Mongoloid. Ras Mongoloid mempunyai 3 subras yaitu:
1. Asiatik Mongoloid (Cina,Jepang,Korea)
2. Malayan Mongoloid (Melayu)
3. American Mongoloid (Suku Indian)

Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Sebelum bangsa Melayu Austronesia masuk ke Indonesia, wilayah Indonesia sudah ada suku Weddid dan Negrito. Kedua suku tersebut berasal dari daerah Tonkin.
Dari Tonkin kemudian menyebar ke Hindia Belanda, Indonesia, hingga pulau-pulau di Samudera Pasifik.

Suku Bangsa Melayu yang terdapat di Indonesia dalam proses menetapnya dibedakan menjadi dua yaitu
1. Bangsa Melayu Tua (Proto Melayu)
2. Bangsa Melayu Muda (Deutro
Melayu)

Kursi Roda Pak Presiden


Aku tak henti-hentinya mengayuh sepeda tuaku, menyusuri terjalnya jalanan ibukota yang disambut dengan asap tebal para mobil parlente. Arak-arakan polisi yang mengiringi kepergian Presiden Barack Obama dari Istana Merdeka memang terdengar seperti konvoi tujuh belas agustusan. Jalanan yang super macet membuat sepedaku terdesak kesana kemari. Sepeda yang seharusnya sudah berada di museum ini aku ajak berperang melawan mobil-mobil mewah, aku ajak menjadi saksi bagaimana kerasnya kehidupan di ibukota. Memang, sepeda pemberian kakek keluaran tahun 1950 ini adalah harga mati bagiku. Ia lah yang ikut merasakan pahit getirnya kehidupanku, panas dinginnya perasaanku, hingga hidup matiku melawan kemiskinan.

Namaku Marwan Ali. Teman kampungku biasa memanggilku Bang Marwan. Aku hidup dan dilahirkan di Jakarta. Di sebuah kampung kecil. Tepatnya kampung pemulung. Tidak ada orang yang hidup sukses di kampungku. Mereka semua pemulung. Semua serba melarat. Mulai dari usia uzur hingga anak-anak, mereka merasakan bagaimana pahitnya menjadi pemulung, mengais-ngais barang di tempat sampah, hingga menjualnya ke pengulak. Itulah pemandangan di kampungku. Tidak salah jika anak-anak kota selalu menjuluki kami dekil, kumal, jorok, dan sebagainya. Kami tidak peduli. Toh, pekerjaan kami halal. Bukan hasil dari mencuri atau bukan dari korupsi uang rakyat.

Latar Belakang Pemberontakan – Pemberontakan


No.
Nama Pemberontakan
Latar Belakang
1.
Pemberontakan APRA
di Jawa Barat
·   Penyebaran isu tentang adanya Ratu Adil untuk mempertahankan kedudukan negara Pasundan dan kepentingan ekonomi Belanda di Indonesia.
·   Melakukan fitnah dan penghasutan terhadap KNIL dan polisi untuk bergabung sebagai anggota APRA.
2.
Pemberontakan Andi Azis
di Sulawesi Selatan
·  Penolakan pemerintah RIS atas tuntutan Andi Azis mengenai Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat dari unsur KNIL di Ujung Pandang saja yang diijinkan untuk bertanggung jawab atas keamanan NIT.
·  Penolakan atas masuknya APRIS dari unsur TNI dari Jawa yang berada di bawah pimpinan Mayor H.V. Worang.
3.
Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS)
·  Sikap curang Dr.C.R.S Soumakil (dibantu dengan Manusama) yang membujuk anggota KNIL dan pasukan baret hijau yang terlibat pemberontakan Andi Azis untuk membentuk RMS.
·  Penolakan Dr. Soumakil kepada pemerintah atas pembentukan NKRI dan untuk menyelesaikan permasalahan secara damai.

R A Y


Ray adalah seorang pemuda SMU yang gemar mengikuti adu balap motor. Selain gemar balap motor, Ray  juga hobi mengkuti pengajian bersama sahabatnya, Tia. Ray mengikuti balap motor bukan karena taruhan,  tapi karena ingin menunjukkan keahliannya di depan musuhnya. Apabila ia menang, uang taruhan itu diberikan kepada Sam, Hans, dan Al. Mereka semua  adalah sahabat Ray.
Kebiaasan Ray balap motor, ternyata tidak disukai Tia karena tidak ada manfaatnya. Ray pun berjanji  tidak melakukan kegiatan itu lagi. Di lain pihak, musuh bebuyutan Ray yang bernama Franky  mengajaknya untuk bertarung. Karena Ray sudah berjanji pada Tia, maka dia pun menolak permintaan itu. Penolakan Ray tersebut berujung pada hinaan Franky. Karena tidak terima temanya dihina, Sam pun bersedia menggantikan Ray untuk beradu dengan Franky, meskipun kemampuan Sam tidak sehebat Ray.

Kutu, kan?

Judul Buku                  : Kutu, kan?
Penulis                         : Bacem Won
Penerbit                       : PT Gramedia Pustaka
                                      Utama
Tahun Terbit                : 2007
Jumlah Halaman          : 200 halaman
No. ISBN                     : 978-979-22-3353-7

Kutu, kan?
Kisah ini berawal dari seorang fotografer bernama  Ekki. Karirnya sebagai fotografer               dimulai sejak ia kelas dua SMA. Sejak kelas dua SMA, dia  sudah terbiasa hidup mandiri dengan menjadi anak inde-kos. Orang tuanya sudah meninggal sejak ia duduk di Sekolah Dasar. Sejak itu  dia tinggal bersama pamannya sampai ia memutuskan untuk menjadi anak kos. Setamat SMA, Ekki tidak berniat melanjutkan sekolahnya karena tidak ingin merepotkan pamannya yang membiayai sekolahnya. Ia ingin merintis kariernya sebagai fotografer handal.
Ekki mempunyai sahabat yang sekaligus managernya, yaitu Lani. Lani lah yang mencari dan mengatur semua jadwal pemotretan. Menjadi manager adalah pekerjaan sambilan bagi Lani, karena ia sebenarnya adalah seorang mahasiswa. Selain itu, Lani adalah anak orang kaya. Ayah Lani lah yang membantu Ekki mendirikan studio kecil sebagai tempat tinggal dan tempat bekerjanya. Hingga semakin lama, karier Ekki pun semakin sukses
Kariernya yang cemerlang tampaknya tidak sejalan dengan kisah asmaranya. Ekki mempunyai banyak pengalaman pahit dalam hal asmara. Dia sempat pedekate dengan beberapa cewek. Namun, akhirnya pedekate tersebut tidak pernah bermuara pada hubungan yang serius. Sebut saja Diandra, Citra, Davina, dan Putri. Mereka adalah cewek yang pernah pedekate dan akhirnya meninggalkan Ekki tanpa sebab yang jelas. Ekki mengenal cewek – cewek tersebut melalui sebuah ketidaksengajaan. Misalnya, saat ia sedang tugas memotret di sebuah perkawinan atau di sebuah SMA. Awalnya, hubungan mereka sangat dekat, namun semakin lama cewek – cewek itu semakin menjauh dari Ekki. Setelah diselidiki, ternyata mereka  sudah mempunyai pacar yang lebih tampan dan lebih kaya daripada Ekki.

Perawan Penyamun


Dahulu kala, ditengah hutan  lebat hiduplah sekelompok penyamun, yang dikepalai oleh Medasing. Medasing mempunyai  lima anak buah, yaitu Amat, Sohan, Tusin, Sanip, dan Samad. Mereka semua besar dan kuat. Penyamun – penyamun itu bekerja merampok, membunuh, hingga terkadang membakar rumah orang yang disamun.
Suatu ketika, mereka  berencana menyamun saudagar  bernama Haji Sahak. Beliau baru saja menjual tiga puluh kerbau milik warga desa. Malam harinya, sekelompok penyamun beraksi dengan memasuki rumah Haji Sahak. Ketika Haji Sahak terbangun, Medasing menembuskan mata tombak di dadanya. Setelah dipastikan tewas, mereka mengambil seluruh hartanya, lalu membakar rumahnya. Saat itu, di dalam rumah masih ada Nyi Haji Andun yang tengah pingsan dan Sayu yang tengah ketakutan. Mereka adalah istri dan anak Haji Sahak.  Karena kecantikan Sayu,Medasing terpesona dan membawanya ke hutan.

Jadi Remaja Langit yuuukkkk !!!!


Zona remaja adalah zona yang sangat rentan. Pada masa ini, remaja sering dihadapkan pada masalah – masalah seputar dirinya, baik seputar sekolah, masa pubertas, sampai masalah kedamaian hidup. Selain itu, masa remaja adalah masa yang menentukan tingkat kematangan menuju kedewasaan. Maka dari itu, hendaklah pada masa ini waktu tidak digunakan dengan sia – sia.
Sesungguhnya, remaja mempunyai banyak ambisi dan harapan yang ingin diraihnya. untuk meraih ambisi tersebut, remaja hendaknya mengetahui tentang aktivitas apa yang baik untuk  dilakukan dan yang buruk untuk ditinggalkan. Apabila kita sudah berhasil mencapai puncak dari harapan tertinggi, maka dapat dikatakan kita sudah bisa menjadi remaja langit. Buku ini memberikan beberapa tips agar dapat menjadi remaja langit. Berikut ini adalah tips – tipsnya :
1.      Iman dan Amal harus selalu bertambah

Rahasia Keajaiban Shodaqoh

Judul Buku                  : Rahasia Keajaiban Shodaqoh
Penulis                         : Ust. Fatihuddin Abul Yasin
Penerbit                       : Terbit Terang
Tahun Terbit                : 2008
Kota Terbit                  : Surabaya
Jumlah Halaman          : 221 halaman


Rahasia Keajaiban Shodaqoh
Shodaqoh adalah segala sesuatu yang diberikan kepada pihak lain tanpa menyalahi aturan syara’. Shodaqoh meliputi sedekah, zakat, infaq, dan hibah. Selain dengan materi, shodaqoh juga dapat dilakukan melalui non materi, diantaranya seperti berzikir, tersenyum, nasihat, belajar, dan sebagainya. Shodaqoh merupakan bukti keimanan dan kedermawanan seseorang. Dalam sebuah hadits, Allah berjanji bahwa Ia akan melipatgandakan balasan terhadap apa yang dishodaqohkan. Balasan yang diberikan bukan berdasarkan nilai materinya, melainkan berdasarkan nilai dalam hatinya, kesempitan, dan kesungguhannya.
Sebenarnya, melakukan shodaqoh tidaklah sulit. Siapa saja dapat melakukan shodaqoh, termasuk orang miskin sekalipun. Banyak jalan untuk melakukan shodaqoh. Berikut adalah beberapa jalan shodaqoh :
1)     Berbuat kebaikan kepada orang lain.
2)     Bersikap ramah, tidak sinis, dan selalu berhusnudh dhon kepada orang lain.
3)     Setiap tanaman atau buah yang diambil manfaat oleh orang lain atau hewan, baik secara mencuri atau meminta dan disikapi dengan ikhlas dan sabar.
4)     Membebaskan atau mengundurkan jatuh tempo hutang.
5)     Melindungi dan menyayangi binatang.
6)     Bekerja untuk dirinya sendiri dan sebagian hasilnya disedekahkan.
7)     Memberi nafkah keluarga.
8)     Merukunkan orang yang bersengketa dan berbuat adil.
9)     Melaksanakan shalat, puasa, haji, dan dzikir.

Cara Mudah Masuk Surga


Setiap manusia pasti menginginkan dirinya masuk surga. Dalam  banyak ayat dan hadits dijelaskan bahwa sebab – sebab orang masuk surga adalah karena aqidah dan amalannya diterima oleh Allah Subhanahu Wataala. Ada beberapa syarat, agar amalan dapat diterima oleh Allah Subhanahu Wataala, yaitu :
1.      Orang tersebut harus beragama islam.
2.      Harus ikhlas dalam beramal.
3.      Melaksanakan amalan yang diperintahkan Rasul.

Buku ini membahas tentang berbagai cara untuk menempuh jalan menuju surga atas izin Allah SWT. Cara- cara tersebut adalah :
1.        Beriman, beramal shaleh, dan takwa kepada Allah.
2.        Taat kepada Allah dan Rasul-Nya.
3.        Jihad di jalan Allah.
4.        Taubat dan Istiqomah  dalam memegang agama Allah.
5.        Menuntut ilmu syari’ karena  ridha Allah SWT.
6.        Membangun masjid.
7.        Berakhalak mulia
8.        Selalu bersuci ketika berhadats dan shalat dua rakaat setelah adzan.
9.        Berangkat dan kembali dari masjid untuk melaksanakan shalat
10.    Memperbanyak sujud kepada Allah
11.    Haji Mabrur.
12.    Membaca ayat kursi setelah selesai shalat fardhu
13.    Shalat tathawu’ 12 rakaat dalam sehari semalam
14.    Mengucap salam, memberi makan orang miskin, dan memperbanyak shalat malam
15.    Menjaga pandangan, kemaluan, dan tangan (dari memukul orang)
16.    Menaati suami

Sabtu, 02 Juni 2012

Begin by Writing

Akhir-akhir ini saya sering kehabisan bahan buat nulis. hehe. Mungkin karena tidak ada "kejadian luar biasa" kali yah. Sebenarnya menulis itu adalah seni. Sama seperti melukis, yang dimana memerlukan perasaan/kondisi kejiwaan saat menuangkan gambar ke dalam kanvas. Menulis pun demikian. Kadang-kadang cara pemikiran kita yang sekarang dengan cara pemikiran kita di satu jam yang akan datang, bisa berbeda. Untuk itu, sering diperlukan "timing" yang tepat juga saat menulis. Menulis sama seperti melukis, tidak bisa dipaksa. kalau dipaksa, hasilnya tidak akan maksimal, seperti kalimat yang kurang tajam, tidak jelas, banyak memutar dan sebagainya. Intinya adalah bagaimana kita harus menyatukan pikiran kita dengan tangan untuk mengetik di keyboard dan dituangkan kedalam "kanvas modern" kita, yaitu layar monitor.

Dalam ngeblog, kesulitan yang utama sebenarnya bukan terletak pada bagaimana cara kita mendesain tampilan sebagus mungkin, dengan mengutak atik ratusan kali koding html, melainkan bagaimana semangat kita untuk terus tetap menulis. Kebanyakan blogger hanya musiman, setelah membaca iklan "cara cepat menjadi kaya", atau "duduk 2 jam depan komputer bisa dapat 100 juta", dsb, dimana seseorang dituntut untuk minimal mempunyai sebuah blog atau website sebagai "base" nya. Padahal, itu semua menurutku hanya hayalan saja. Dari 1 juta orang yang berbisnis di internet, hanya 0,0001% saja yang akan sukses. Lho, terus sisanya kemana? Sisanya kemakan zaman. Belum apa-apa sudah letoy duluan. Padahal semangat nge-blog di awal-awal begitu menggebu.

Bagi saya, menulis adalah sebuah cara untuk menumpahkan pikiran dan emosi. Dengan menumpahkan hal tersebut dalam "kanvas", sedikit banyak akan mengurai kegalauan dalam batin. Dengan demikian, kondisi kejiwaan akan kembali menjadi tenang. Semoga catatan ini dapat membantu bagi orang lain dalam memahami apa arti "menulis" yang sesungguhnya.